SAYID AHMAD AL-FARUQI SARHINDI
Beliau adalah seorang mujahidid dan tokoh tarekat Naqsyabandiyah, yang besar pengaruhnya dikawasan India dan Pakistan. Tarekat itu diambil dari gurunya yang kenamaan yaitu Syeikh Muhammad Al-baqir. Sayid Ahmad meninggal dunia pada tahun 1034 H dalam usia 90 tahun lebih, dan dimakamkan di kota Sarhind (Lahore).Diantara keajaibanya, dikisahkan bahwa ada seorang yang baru dating dari tempat jauh dengan maksud untuk berkunjung kepada syeikh Ahmad. Namun karena hari sudah larut malam, ia tidak langsung menemui syeikh melainkan ikut menginap dirumah seseorang. Pemilik rumah itu menanyakan apa tujuanya datang di kota tersebut.
“ Aku datang kemari untuk berkunjung pada Sayid Ahmad Sarhindi,” Jawab tamu. Rupanya situan rumah adalah orang yang membenci Sayid Ahmad. Terbukti setelah mendengar jawaban tamu, ia langsung menghinakannya. Sang tamu takut akan balasan Allah ketika ia mendengar kata-kata busuk yang dilontarkan pemilik rumah terhadap Sayid Ahmad, sehingga berkata dalam hatinya, Wahai Sayid, aku datang kemari untuk bersilahturahmi kepadamu namun orang ini menghalangiku,”.
Esok harinya ketika tamu tersebut bangun tidur, ia mendapatkan sipemilik rumah telah mati. Dengan segera ia meninggalkan rumah itu menuju tempat kediaman sayid Ahmad. Kedatangannya disambut dengan senang hati oleh sang wali. Ketika ia menceritakan apa yang dialaminya, Sayid Ahmad berujar bahwa kejadian dimalam hari tidak perlu diceritakan dipagi hari.
Keajaiban lain misalnya, pada suatu waktu beliau pernah dipenjarakan oleh seorang penguasa di India selama tiga tahun karena difitnah oleh musuh-musuhnya. Sayid dikurung dalam sel khusus yang dijaga ketat oleh para petugas penjara. Pada suatu hari Jum’at, para petugas terkejut sekali karena mereka melihat Sayid Ahmad datang dari luar hendak masuk kedalam penjara.
Ketika ditanya dari manakah beliau, Sayid Ahmad menjawab, “Aku datang dari masji, aku baru saja melaksanakan shalat Jum’at,”. Merasa merasa heran sekali , bagaimana beliau mendapatkan jalan keluar, padahal sekeliling sel dijaga dengan sangat ketat. Akhirnya hal tersebut dilaporkan kepada penguasa. Sipenguasa menjadi sangat ketakutan dan buru-buru membebaskanya dari penjara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar